Friday, June 02, 2006
Yang Tetap Ada
Ku selusuri jalan yang dulu pernah kita lalui bersamaDalam angan yang mengantar jengahku malam ini
Dalam mimpi yang absurd
Kutemukan sisa selengkung senyum indahmu
Di tepian harap yang berkarat
Harummu yang menyeruak begitu saja
Menerbangkan harap serupa kabut
Mengudara… terhirup…menempati rongga dada
yang didalamnya berjejal kelu
Diamku adalah beku
Kehampaan yang sebenar
Kesunyian yang nyata
Mengunci mata dan hati agar tetap tertutup
Dalam kuasa gulita.
Jiwa retas gontai melangkah
Di remang cahaya sepotong bulan kekuningan
Dalam dingin malam berlangit abu abu
Berteman jutaan bintang di langit selatan dan utaramu
Ah, aku terkurung dalam labirin kekalutan
Bantu aku !!
My best regards to Unai. May Allaah blessing you all always.
Thanks for the poem
Ungkapan mamat ! @ 5:02 AM


